Kronologi Aksi Mahasiswa Tolak DOB Papua Berujung Bentrok di Makassar

  • Whatsapp

Jakarta, Berita Viral

Unjuk rasa mahasiswa Papua yang berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terkait penolakan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) berakhir bentrok dengan salah satu organisasi masyarakat (Ormas). Sejumlah orang pun dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Koordinator aksi, Boci menerangkan bahwa kejadian itu bermula ketika massa aksi akan melakukan unjuk rasa di depan Monumen Mandala. Namun, saat berjalan ke titik lokasi langsung diadang oleh ormas tersebut.

“Sejak pagi sudah polisi berpakaian preman dengan ormas. Kemudian saat akan bergerak ke titik lokasi kami langsung dihadang oleh ormas BMI, lalu kami dipukul, dilempari batu dipukuli pakai kayu, ditendang hingga tiga orang mengalami pendarahan dan saya mendapat pukulan di jari tangan hingga luka,” kata Boci dalam keterangan yang terima BRVIndonesia.com, Rabu (8/6).

Kemudian massa aksi tetap bertahan di depan asrama mahasiswa Papua, kata Boci setelah itu pihak kepolisian melakukan negosiasi sehingga massa dari ormas itu mundur dan menjauhi asrama mahasiswa.

“Meski kami diprovokasi tapi aksi kami tetap berlanjut. Setelah itu datang polisi tapi kami tetap bertahan di depan asrama dan membacakan tuntutan aksi kami di lingkup asrama,” bebernya.

Akibat penyerangan yang dilakukan oleh ormas tersebut, sebut Boci ada lima mahasiswa mengalami luka-luka dan pendarahan.

“Iya lima mahasiswa alami luka-luka dan saat ini masih dalam perawatan medis,” imbuhnya.

Sebelumnya, salah satu Ormas di Makassar, Sulsel, terlibat bentrok dengan sejumlah mahasiswa asal Papua di depan asrama mahasiswa Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Kota Makassar.

Bentrokan itu terjadi saat demo mahasiswa Papua terkait penolakan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang berlangsung di depan asrama mahasiswa. Kemudian ormas tersebut hendak membubarkan aksi unjuk rasa mahasiswa, tak terima hal itu sehingga mahasiswa Papua langsung melempari sejumlah anggota ormas dengan batu.

Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto mengatakan para korban sementara menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Labuang Baji. 

(mir/DAL)


[Gambas:Video BRV]


Source by [author_name]

Pos terkait

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments